Bapak Prabowo Subianto
yang terhormat, izinkan saya untuk memberikan nasehat kepada bapak. Saya adalah
pendukung Bapak dalam pilpres 2014 ini, karena saya lihat bapak cocok menjadi
pemimpin Indonesia. Bapak tegas, berani, kaya, dekat dengan ulama, suka
membantu perjuangan islam dan lain-lain. Saya tahu bapak ikhlas ingin memimpin
negeri tercinta ini. Kenapa bapak mau memimpin negeri ini, bapak orang kaya
raya di Indonesia, bisa saja bapak tidur,makan,minum di rumah, keliling dunia
dan nikmat dunia lainnya. Jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah karena
bapak ingin Indonesia maju, Indonesia bangkit,islam bangkit dari
keterpurukannya. Bapak tidak mau Indonesia dijajah oleh asing, bapak tidak mau
kekayaan Indonesia diambil oleh asing, Bapak tidak mau dipengaruhi Indonesia
dipengaruhi oleh asing, Bapak tidak mau Indonesia ‘ngemis’ ke Negara asing dan
lain-lain.
Jujur pak, saya ingin bapak yang memimpin negeri tercinta ini tetapi kenyataan berkata lain, ALLAH tidak mengizinkan bapak untuk memimpin negeri ini. Dan saya yakin, bapak percaya ALLAH lebih mengetahui apa yang terbaik buat bapak dan Indonesia. Untuk itu pak, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya meminta bapak IKHLAS MENERIMA INI SEMUA. Ini sudah ketentuan ALLAH pak, biarkan ALLAH yang ‘bekerja’ untuk Indonesia pak. Ingat pak, ALLAH gak tidur. ALLAH tahu semuanya pak. Proses yang dilakukan dengan tidak baik, maka hasilnya pun tidak baik. Cepat atau lambat kecurangan yang dilakukan akan terbongkar semuanya. Dan ingat pak membangun Negara tidak harus jadi presiden, banyak hal lain diluar sana yang bisa kita lakukan untuk memajukan Negara tercinta ini. Saya tahu bapak kecewa sama hasil ini, proses yang bapak lakukan bertahun-tahun agar bisa memimpin negeri ini ternyata hasilnya begini. Jangan sedih pak, ALLAH bersama orang-orang sabar. Itu bentuk ujian ALLAH ke bapak. Bapak sabar atau tidak, bersyukur atau tidak. Hanya ini yang saya ingin sampaikan, SEMOGA BAPAK BISA MEMBACA SURAT SAYA INI. Terakhir, saya bangga telah milih bapak (ini tahun pertama saya pilih presiden).
Jujur pak, saya ingin bapak yang memimpin negeri tercinta ini tetapi kenyataan berkata lain, ALLAH tidak mengizinkan bapak untuk memimpin negeri ini. Dan saya yakin, bapak percaya ALLAH lebih mengetahui apa yang terbaik buat bapak dan Indonesia. Untuk itu pak, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya meminta bapak IKHLAS MENERIMA INI SEMUA. Ini sudah ketentuan ALLAH pak, biarkan ALLAH yang ‘bekerja’ untuk Indonesia pak. Ingat pak, ALLAH gak tidur. ALLAH tahu semuanya pak. Proses yang dilakukan dengan tidak baik, maka hasilnya pun tidak baik. Cepat atau lambat kecurangan yang dilakukan akan terbongkar semuanya. Dan ingat pak membangun Negara tidak harus jadi presiden, banyak hal lain diluar sana yang bisa kita lakukan untuk memajukan Negara tercinta ini. Saya tahu bapak kecewa sama hasil ini, proses yang bapak lakukan bertahun-tahun agar bisa memimpin negeri ini ternyata hasilnya begini. Jangan sedih pak, ALLAH bersama orang-orang sabar. Itu bentuk ujian ALLAH ke bapak. Bapak sabar atau tidak, bersyukur atau tidak. Hanya ini yang saya ingin sampaikan, SEMOGA BAPAK BISA MEMBACA SURAT SAYA INI. Terakhir, saya bangga telah milih bapak (ini tahun pertama saya pilih presiden).
Wassalamualaikum wr.wb
FROM : Pemuda Sasak
Lombok

Tidak ada komentar:
Posting Komentar